Arsitektural menghadirkan nuansa tersendiri dalam dunia design 3D, karena di level entry dalam industri animasi arsitektur lah yang mengambil peran besar, bagaimana tidak sebuah konsultan arsitektur atau para arsitek itu sendiri sangat mengandalkan aplikasi 3D macam AutoCad, sketcsup, 3Dmax dll dalam membuat visualisasi design arsitektural, yang nota bene membuat karya arsitektur menjadi bagian yang lekat dalam dunia industri 3D selain game 3D dan animasi.
Tidak seperti design mechanic atau organic, arsitektural jauh lebih mudah dalam pengembangannya baik dari sisi modeling, material ataupun lighting, tetapi sebenarnya arsitektural adalah dasar dari sebuah animasi koplek, karena apabila dicermati dalam sebuah film animasi justru lebih dari 60% setting scene terdiri dari objek arsitektural, benar bukan?
Untuk itu di level dasar seorang animator harus menguasai aliran yang satu ini dulu sebelum menanjak ke level berikutnya, karakter objek dalam dunia arsitektural yang serba kotak dan bersudut membuatnya cukup mudah dibangun dengan tool serta teknik teknik dasar permodelan, juga di sesi material, arsitektural mengenalkan sebuah “intro” menuju kedalam teknik pengimitasian rupa alam, bagaimana dengan lighting? set up pencahayaan arsitektural adalah “ibu” dari semua teknik lighting dan rendering yang pernah dibuat manusia, jadi apabila kamu kamu ingin menjadi animator yang jago, mulailah dari design arsitektural.
Tags: arsitektural



